Grup Pejuang PKN STAN Gratis 2020


Salah satu daya tarik Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) dibandingkan Perguruan Tinggi lain adalah biaya pendidikannya ditanggung langsung oleh pemerintah dan setelah lulus kuliah langsung mendapatkan pekerjaan (langsung bekerja). Nah, bagaimana dengan PKN STAN sebagai salah satu PTK favorit di Indonesia?

Banyak yang tidak mengetahui tentang Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) khususnya PKN STAN karena kurangnya informasi. PKN STAN merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) favorit di Indonesia karena masuk Rekor Muri sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan dengan peserta tes masuk terbanyak yaitu mencapai 125.285 pendaftar.



Biaya pendidikan di PKN STAN sama seperti PTK lainnya yaitu GRATIS. Itu artinya segala biaya terkait perkuliahan seperti uang semesteran, uang ujian, uang sumbangan pembangunan, dan sebagainya sudah ditanggung oleh Pemerintah. Jadi ada keuntungan sendiri bagi adik-adik yang ingin berkuliah di sini.

Dengan status gratisnya ini adik-adik bisa meringankan beban orang tua juga kan? kapan lagi kita membuat orang tua kita tersenyum bahagia.
Nantinya kalaupun ada biaya yang harus dikeluarkan terkait dengan PKN STAN adalah biaya pendaftaran pada saat adik-adik mendaftarkan diri ke PKN STAN (biaya pendaftaran SPMB PKN STAN). Kisaran biayanya sekitar Rp. 300.000,- dengan nominal yang berubah setiap tahunnya. 

Jika membandingkan biaya pendaftaran dengan uang semesteran perguruan tinggi pada umumnya yang mencapai jutaan rupiah, maka Rp. 300.000,- bukanlah nilai yang terlalu besar.

PKN STAN sudah tidak memberikan uang saku kepada mahasiswanya seperti beberapa PTK lainnya. Namun hal ini dikompensasi menjadi beberapa buku kuliah yang dipinjamkan oleh perpustakaan (buku materi perkuliahan) serta alat tulis (atk, buku tulis, dan binder) bahkan flashdisk. Meskipun tidak mendapat uang saku, setidaknya kita mendapatkan fasilitas yang bisa menunjang perkuliahan.

Maka dari itu jika adik-adik diterima di PKN-STAN, adik-adik hanya perlu belajar dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan hasil yang bagus hingga lulus. Jika menjadi Mahasiswa PKN STAN, tidak perlu mengkhawatirkan lagi hal-hal semacam uang semesteran, uang ujian, dan biaya lainnya.

Berdasarkan hasil kajian demografi dan perhitungan proyeksi penduduk, bahwa Indonesia akan mengalami bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2020-2030 mendatang. Singkatnya bonus demografi yaitu proporsi penduduk usia kerja lebih banyak daripada jumlah lapangan pekerjaan.



Bisa dibayangkan kedepannya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin sulit. Untuk itu Perguruan Tinggi Kedinasan bisa dijadikan pilihan utama saat adik-adik lulus SMA/SMK sederajat karena setelah lulus kuliah langsung bekerja.

GABUNG GRUP TELEGRAM PKN STAN 2020





Category Article ,
Bagikan Artikel ini ke teman Anda...!!!

What's on Your Mind...

Silahkan Berkomentar dengan sopan, hindari kata-kata kotor, sara dan spam.
Semoga Bermanfaat.

Powered by Blogger.